Tampilkan postingan dengan label Produk Kreatif dan Kewirausahaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Produk Kreatif dan Kewirausahaan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Maret 2026

Modul KIK_XIIALP2026

 

MODUL MATERI PEMBELAJARAN

Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan

Agribisnis Lanskap dan Pertamanan

Kelas XII / Fase F  |  SMK Agribisnis Lanskap dan Pertamanan

Berbasis Konteks Dunia Kerja Nyata



Tujuan Modul:

• Memahami konsep dasar kewirausahaan lanskap secara kontekstual

• Mampu menganalisis peluang, risiko, dan strategi usaha lanskap

• Terampil menyusun business plan, mengelola keuangan, dan memasarkan usaha

• Siap menghadapi soal-soal HOTS level C4–C6 dalam penilaian


Silahkan Kunjungi Link dibawah ini untuk melihat lebih lengkapnya :

Modul Materi Mapel KIK XII ALP_2026

Jumat, 24 Oktober 2025

TKA-PKDK_KIK-5_ALP 2025

 

MATERI BELAJAR TKA PKDK-KIK


TOPIK 5: KEWIRAUSAHAAN KREATIF


1: KONSEP DASAR KEWIRAUSAHAAN KREATIF

A. DEFINISI KEWIRAUSAHAAN KREATIF

Pengertian: Kemampuan untuk menciptakan nilai tambah melalui pengembangan ide-ide baru yang inovatif dalam berbisnis, dengan memanfaatkan sumber daya yang ada secara kreatif.

Ciri-ciri Wirausaha Kreatif:

  1. Visioner - Memiliki visi jangka panjang
  2. Inovatif - Selalu mencari cara baru
  3. Risk Taker - Berani mengambil risiko terukur
  4. Adaptif - Cepat menyesuaikan dengan perubahan
  5. Kreatif - Memecahkan masalah dengan cara unik

Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari:

  • Pemuda di Kampung: Mengubah limbah plastik menjadi tas bernilai jual
  • Ibu Rumah Tangga: Membuat katering sehat dengan konsep meal prep
  • Mahasiswa: Membuka jasa fotografi dengan konsep storytelling
Lebih Lengkapnya Silahkan Klik Link di bawah ini :
1. Materinya : Kewirausahaan Kreatif
2. Latihan Soal :  25 Soal Kewirausaan Kreatif

Rabu, 22 Oktober 2025

Produktif XI ALP Dekorasi Taman

 

Materi :

 

Pembuatan Border Taman dari Potongan Hebel/Bata Merah

 

A. Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan:

1.       Ekonomis: Bahan bekas atau sisa proyek bisa dimanfaatkan.

2.       Mudah Dibentuk: Hebel sangat mudah dipotong dan dibentuk dengan gergaji besi biasa.

3.       Tampilan Unik: Memberikan tekstur dan karakter yang alami.

4.       Ramah Lingkah: Mendaur ulang material sisa.

Kekurangan:

1.       Tidak Tahan Lama: Hebel dan bata merah bersifat porous (berpori) sehingga bisa lapuk dan hancur jika terkena air terus-menerus.

2.       Mudah Retak: Secara fisik tidak sekuat bata biasa atau paving block.

3.       Tumbuhnya Lumut: Karena sifatnya yang porous, lumut mudah tumbuh (bisa jadi nilai estetika atau kekurangan, tergantung selera).


Lebih lengkapnya klik Link ini : Border Taman




Materi :

Desain Dekorasi Taman Indoor

 

Taman indoor (indoor garden) adalah solusi sempurna untuk menghadirkan nuansa alam dan ketenangan ke dalam ruangan, baik di rumah, apartemen, atau kantor. Selain mempercantik ruang, taman indoor juga meningkatkan kualitas udara dan kesehatan mental.

APA BEDANYA DEKORASI TAMAN DENGAN TAMAN DEKORASI?

Intinya:

  • Dekorasi Taman -> Fokus pada Aksesori atau Hiasan.
  • Taman Dekorasi -> Fokus pada Konsep Taman itu Sendiri.

Lebih Lengkapnya Klik link ini : Desain Dekorasi Taman



LKPD  Klik Link ini :  LKPD Siswa : Dekorasi Taman


Senin, 20 Oktober 2025

TKA-PKdK-KIK-4-XII ALP 2025

 

MATERI BELAJAR TKA PKDK-KIK
TOPIK 4: PRODUKSI DAN OPERASIONAL

 

1.  KONSEP DASAR PRODUKSI DAN JENIS PROSES PRODUKSI

A. DEFINISI MANAJEMEN PRODUKSI DAN OPERASIONAL

Pengertian: Proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan kegiatan transformasi input (bahan baku, tenaga kerja, mesin) menjadi output (barang/jasa) yang bernilai tambah.

Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari:

·  Warung Makan: Input (beras, sayur, bumbu) → Proses (memasak) → Output (nasi goreng)

·  Toko Roti: Input (tepung, telur, gula) → Proses (memanggang) → Output (roti)

·  Bengkel Motor: Input (sparepart, oli) → Proses (servis) → Output (motor yang berfungsi)

 

B. JENIS-JENIS PROSES PRODUKSI

1. PRODUKSI BERDASARKAN SIFAT PROSES

·  Sintetik: Menggabungkan beberapa bahan menjadi satu produk
Contoh: Produksi roti (tepung + telur + gula → roti)

·  Analitik: Memisahkan satu bahan menjadi beberapa produk
Contoh: Pengilangan minyak (minyak mentah → bensin, solar, minyak tanah)

·  Fabrikasi: Mengubah bentuk bahan baku
Contoh: Perkayuan (kayu → meja, kursi)

·  Perakitan: Merakit beberapa komponen
Contoh: Perakitan smartphone (layar + baterai + processor → smartphone)

Untuk Lebih Jelasnya silahkan Klik Link di bawah ini :

1.  Materi :  Topik Utama 5 Produksi dan Operasional

2. Latihan Soal : Topik Utama 4 : PRODUKSI DAN OPERASIONAL

Kamis, 16 Oktober 2025

Produktif XI ALP2025

 

Perhitungan Biaya Produksi dan Penentuan Harga jual Produk

Studi kasus : Usaha Pembuatan Pupuk Organik Kompos

 

Asumsi Awal (Skala Usaha Kecil: 1-5 ton/bulan)

  • Kapasitas Produksi: 2.000 kg (2 ton) per bulan.
  • Kemasan: Karung beras @ 25 kg.
  • Jumlah Karung/Bulan: 2.000 kg / 25 kg = 80 karung.

 

A. Perhitungan Biaya Produksi

1. Biaya Bahan Baku (50% dari Total Biaya)

Bahan Baku

Volume (untuk 80 karung)

Harga Satuan (Rp)

Total Biaya (Rp)

Sekam Mentah

500 kg

500/kg

250.000

Sekam Bakar

300 kg

1.500/kg

450.000

Topsoil Kebun

800 kg

300/kg

240.000

Serasah Daun

400 kg

200/kg

80.000

Kapur Dolomit

20 kg

2.000/kg

40.000

EM4

5 liter

25.000/liter

125.000

Subtotal Bahan Baku Langsung

1.185.000

Kemasan & Label (80 karung + stiker)

80 set

2.500/set

200.000

Total Biaya Bahan Baku

1.385.000

 Untuk Lengkapnya Silahkan  Klik Link dibawah ini :
1. Perhitungan Biaya produksi dan Penentuan Harga Jual

2. LKPD : LKPD_Usaha Pupuk Organik Kompos XI ALP 2025

TKA PKdK/KIK_2025

 

Materi TKA PKdK/KIK Topik Utama 2 : Manajemen Usaha Terpadu


I. Konsep Dasar & Fungsi Manajemen

 Manajemen adalah proses mencapai tujuan organisasi melalui perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan sumber daya.

Fungsi Manajemen

Deskripsi Singkat

Perencanaan (Planning)

Menentukan tujuan, visi, misi, dan strategi untuk mencapainya.

Pengorganisasian (Organizing)

Mengalokasikan sumber daya, merumuskan tugas, dan membangun struktur kerja.

Pelaksanaan (Actuating/Directing)

Memotivasi dan mengarahkan anggota agar bekerja sesuai rencana.

Pengendalian (Controlling)

Mengukur kinerja, membandingkan dengan standar, dan melakukan koreksi.

Teori Relevan: Teori Fayol (14 Prinsip Manajemen) dan Manajemen Ilmiah (Efisiensi Kerja).

Lebih lanjut silahkan klik link di bawah ini :
1. Materi Teori : Topik Utama 2 Manajemen Usaha

2. Latihan Soal : Latihan Soal Topik Utama 2 Manajemen Usaha

Rabu, 19 Maret 2025

Biaya Produksi dan BEP

 BEP dan Biaya Produksi


Cara Menentukan Harga Jual suatu produk dan BEP

Menentukan harga jual suatu produk atau jasa, seperti jasa pembuatan taman minimalis, memerlukan analisis usaha yang matang. Berikut langkah-langkah dalam menentukan harga jual:

1. Hitung Total Biaya Produksi (Total Cost)

Total biaya produksi terdiri dari:

  • Biaya Tetap (Fixed Cost): Biaya yang tidak berubah meskipun jumlah proyek bertambah, seperti sewa tempat, gaji pegawai tetap, dan peralatan yang sudah dimiliki.
  • Biaya Variabel (Variable Cost): Biaya yang berubah sesuai jumlah proyek, seperti pembelian tanaman, media tanam, pupuk, biaya transportasi, dan tenaga kerja harian.
  • Biaya Operasional Lainnya: Seperti pemasaran, listrik, dan penyusutan alat.

Cara Menentukan Harga Jual suatu produk dan BEP

Biaya Produksi 1_BEP

Biaya Produksi 2

Kamis, 23 Januari 2025

PKdK_XIALP

 Modul Pembelajaran: 

Desain Produk Kreatif Berbasis 

Agribisnis Lanskap dan Pertamanan

 

I. Capaian Pembelajaran (CP)

Pada akhir fase ini, siswa mampu merancang dan menghasilkan produk kreatif berbasis agribisnis lanskap dan pertamanan dengan memanfaatkan sumber daya secara efisien dan berkelanjutan. Siswa juga mampu menganalisis potensi pasar, merencanakan proses produksi, dan membuat laporan evaluasi hasil kerja.

 

II. Tujuan Pembelajaran (TP)

  1. Siswa memahami konsep produk kreatif berbasis agribisnis lanskap dan pertamanan.
  2. Siswa mampu mengidentifikasi kebutuhan pasar untuk produk kreatif.
  3. Siswa mampu merancang desain produk kreatif sesuai dengan konsep agribisnis lanskap dan pertamanan.
  4. Siswa mampu membuat prototype produk kreatif dengan tema agribisnis lanskap dan pertamanan.

Materi Contoh Produk Kreatif  (PKdK) bisa klik Link dibawah ini :

Kamis, 09 Januari 2025

Materi PKdK_XIALP_DesainProduk

 Materi 2



Merancang dan Mengembangkan Desain Produk yang Inovatif dan Sesuai dengan Kebutuhan Pelanggan

Mata Pelajaran: Produk Kreatif dan Kewirausahaan Kelas: XI Agribisnis Lanskap dan Pertamanan

1. Pengertian dan Pentingnya Merancang dan Mengembangkan Desain Produk

Desain produk adalah proses merancang sebuah produk dengan mempertimbangkan fungsionalitas, estetika, dan kebutuhan pengguna. Desain produk yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan sangat penting untuk memenangkan persaingan di pasar dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

2. Langkah-langkah Merancang dan Mengembangkan Desain Produk

A. Identifikasi Kebutuhan Pelanggan

  • Riset Pasar:
    • Melakukan survei dan wawancara dengan calon pelanggan untuk memahami kebutuhan, preferensi, dan masalah yang mereka hadapi.
    • Mengumpulkan feedback dari produk sejenis yang sudah ada di pasar.
    • Analisis tren pasar dan preferensi konsumen yang sedang berkembang.
  • Persona Pelanggan:
    • Membuat persona pelanggan berdasarkan hasil riset, yang mencakup informasi demografis, preferensi, dan perilaku konsumen.
Link Materi lwngkapnya di bawah ini :

Merancang Desain Produk

Video 1 Desain Produk di HP dg Pixellab

Video 2 Desain Produk di HP dg Pixellab

Rabu, 13 November 2024

PKDK XI ALP

 

Materi 2.4 : Mampu Melaksanakan Kegiatan Produksi Sesuai dengan Rencana yang Telah Disusun

1. Pengertian Pelaksanaan Kegiatan Produksi

Pelaksanaan kegiatan produksi adalah serangkaian proses yang dilakukan untuk mengubah bahan baku menjadi produk jadi sesuai dengan rencana dan jadwal kerja yang telah disusun. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan produksi adalah untuk menghasilkan produk yang memenuhi standar kualitas dan kuantitas yang diinginkan, dengan memanfaatkan sumber daya secara efisien. Setiap proses produksi harus dijalankan secara teliti dan terorganisir agar dapat menghasilkan produk berkualitas tinggi yang siap dipasarkan.

Dalam produksi, ada berbagai tahapan yang harus dilalui, mulai dari persiapan bahan baku hingga penanganan produk jadi. Tahapan ini penting untuk menjaga kualitas produk, mengoptimalkan biaya produksi, dan memastikan keberlangsungan operasional yang efektif dan efisien. Pelaksanaan kegiatan produksi yang baik juga membutuhkan perencanaan matang yang mencakup pemilihan bahan baku, peralatan, tenaga kerja, serta metode produksi yang tepat.

Materi 2.4 : Mampu Melaksanakan Kegiatan Produksi Sesuai dengan Rencana yang Telah Disusun